Bulukumba,- Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bulukumba Andi Herfida Muchtar, menjamu ratusan santri di Rumah Jabatan Bupati Bulukumba, Kamis malam, 15 Januari 2026.
Kedatangan ratusan santri dari berbagai daerah di Indonesia ini, disambut baik oleh Bupati bersama jajaran Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bulukumba. Sebab itu, sejumlah Pejabat Eselon II dan Eselon III lingkup Pemkab Bulukumba ikut mendampingi bupati dua periode tersebut.
Program Indonesia Bahagiakan Santri dilaksanakan oleh Masjid Kapal Munzalan Indonesia yang dipusatkan di Kabupaten Bulukumba. Agenda pembukaan sampai pelepasan semua defile berlangsung meriah di Rujab Bupati Bulukumba.
Ketua panitia, H. Suwardi mengaku bersyukur program Indonesia Bahagiakan Santri bisa dibuka langsung oleh Bupati Bulukumba. Tokoh masyarakat sekaligus tokoh agama yang lebih akrab disapa Haji Kardi ini, menyampaikan bahwa program ini berlangsung selama beberapa hari.
“Ada beberapa lomba dalam memeriahkan Indonesia Bahagiakan Santri. Lomba dimulai Jumat besok sampai puncaknya Sabtu,” ujar Haji Kardi yang merupakan Pembina Masjid Kapal Munzalan Bulukumba.
Ia menyatakan, Indonesia Bahagiakan Santri akan menjadi program rutin dari Kapal Munzalan Bulukumba. Apalagi dengan masifnya Pasukan Amal Sholeh (Paskas) melalui gerakan infaq beras.
“Mudah-mudahan kegiatan seperti ini dapat menambah semangat persaudaraan, baik ulamanya, santrinya, hingga pengasuh beras yang selama ini kita bawa ke pondok-pondok pesantren di Bulukumba dan di daerah lain di Indonesia,” ujar Haji Kardi.
Pengasuh Masjid Kapal Munzalan Indonesia, Lukmanul Hakim mengakui antuasiame dari para santri dan pendamping santri yang datang di Bulukumba. Ia pun menyampaikan terima kasih atas kesediaan Pemkab Bulukumba menerima ratusan santri tersebut.
Lukmanul Hakim mengungkapkan, Kapal Munzalan Indonesia sudah berdiri sekira 15 tahun silam. Selama sepuluh tahun terakhir, Kapal Munzalan memasifkan gerakan sedekah akbar sebagai forum yang mempertemukan orang baik, orang tua asuh, dan para santri.
“Lalu Pak Haji Kardi mencetuskan program Pesantren Bersaudara. Ada 148 kabupaten/kota perwakilan Paskas. Saya bilang, apa yang dimulai di Bulukumba harus menjadi program nasional,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag Bulukumba, Sukriadi mengungkapkan bahwa berdasarkan Data EMIS di Kemenag, jumlah pondok pesantren di Indonesia itu ada 42.391 unit dengan jumlah santri sekira 1,3 juta lebih.
“Kegiatan ini sangat bagus. Tentu kita apresiasi. Apalagi tujuannya sesuai yang disampaikan oleh ketua panitia adalah mempersaudarakan santri-santri kita,” jelasnya.
Sukriadi kemudian menitipkan tiga pesan pokok dari Kepala Kantor Kemenag Bulukumba untuk para santri. Pertama, santri harus kuat dan sehat secara fisik. Kemudian santri harus kuat secara keilmuan atau pengetahuannya.
“Lalu yang ketiga dan paling penting adalah santri harus kuat akhlaknya,” kata Sukriadi.
Sementara itu, Bupati Andi Muchtar Ali Yusuf menyampaikan selamat datang kepada seluruh rombongan Indonesia Bahagiakan Santri di Kabupaten Bulukumba.
Katanya sebuah kehormatan karena Bulukumba menjadi tuan rumah kegiatan Indonesia Bahagiakan Santri.
Menurutnya, ini merupakan bentuk kepedulian sosial, dakwah, dan penguatan ukhuwah Islamiyah, sekaligus menjadi ruang untuk memuliakan, melayani, dan membahagiakan para santri dari berbagai daerah di Indonesia.
Bupati yang akrab disapa Andi Utta ini, mengajak para peserta untuk mempromosikan potensi Bulukumba terutama di sektor pariwisata.
“Salah satu keunggulan Bulukumba adalah pariwisatanya. Pantai Tanjung Bira Bulukumba sangat indah, pasirnya putih seperti tepung,” ujarnya.
Pendamping Santri dari Kabupaten Bone, Andi Yuli mengaku diterima dan dijamu dengan baik oleh pemerintah daerah dan panitia pelaksana. Dia menilai Bulukumba sebagai daerah yang indah.
“Pesisir pantai Bulukumba sangat indah. Orangnya ramah-ramah. Semoga dengan adanya Indonesia Bahagiakan Santri ini dapat mempromosikan Bulukumba di level nasional maupun internasional,” ungkap Andi Yuli.
Sebelumnya panitia pelaksana sudah mempersiapkan dengan baik seluruh rangkaian kegiatan Indonesia Bahagiakan Santri, mulai dari penjemputan, pemondokan sampai kegiatan lomba.(*)
Indonesia Bahagiakan Santri Ajang Promosi Bulukumba
Bulukumba,- Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bulukumba Andi Herfida Muchtar, menjamu ratusan santri di Rumah Jabatan Bupati Bulukumba, Kamis malam, 15 Januari 2026.
Kedatangan ratusan santri dari berbagai daerah di Indonesia ini, disambut baik oleh Bupati bersama jajaran Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bulukumba. Sebab itu, sejumlah Pejabat Eselon II dan Eselon III lingkup Pemkab Bulukumba ikut mendampingi bupati dua periode tersebut.
Program Indonesia Bahagiakan Santri dilaksanakan oleh Masjid Kapal Munzalan Indonesia yang dipusatkan di Kabupaten Bulukumba. Agenda pembukaan sampai pelepasan semua defile berlangsung meriah di Rujab Bupati Bulukumba.
Ketua panitia, H. Suwardi mengaku bersyukur program Indonesia Bahagiakan Santri bisa dibuka langsung oleh Bupati Bulukumba. Tokoh masyarakat sekaligus tokoh agama yang lebih akrab disapa Haji Kardi ini, menyampaikan bahwa program ini berlangsung selama beberapa hari.
“Ada beberapa lomba dalam memeriahkan Indonesia Bahagiakan Santri. Lomba dimulai Jumat besok sampai puncaknya Sabtu,” ujar Haji Kardi yang merupakan Pembina Masjid Kapal Munzalan Bulukumba.
Ia menyatakan, Indonesia Bahagiakan Santri akan menjadi program rutin dari Kapal Munzalan Bulukumba. Apalagi dengan masifnya Pasukan Amal Sholeh (Paskas) melalui gerakan infaq beras.
“Mudah-mudahan kegiatan seperti ini dapat menambah semangat persaudaraan, baik ulamanya, santrinya, hingga pengasuh beras yang selama ini kita bawa ke pondok-pondok pesantren di Bulukumba dan di daerah lain di Indonesia,” ujar Haji Kardi.
Pengasuh Masjid Kapal Munzalan Indonesia, Lukmanul Hakim mengakui antuasiame dari para santri dan pendamping santri yang datang di Bulukumba. Ia pun menyampaikan terima kasih atas kesediaan Pemkab Bulukumba menerima ratusan santri tersebut.
Lukmanul Hakim mengungkapkan, Kapal Munzalan Indonesia sudah berdiri sekira 15 tahun silam. Selama sepuluh tahun terakhir, Kapal Munzalan memasifkan gerakan sedekah akbar sebagai forum yang mempertemukan orang baik, orang tua asuh, dan para santri.
“Lalu Pak Haji Kardi mencetuskan program Pesantren Bersaudara. Ada 148 kabupaten/kota perwakilan Paskas. Saya bilang, apa yang dimulai di Bulukumba harus menjadi program nasional,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag Bulukumba, Sukriadi mengungkapkan bahwa berdasarkan Data EMIS di Kemenag, jumlah pondok pesantren di Indonesia itu ada 42.391 unit dengan jumlah santri sekira 1,3 juta lebih.
“Kegiatan ini sangat bagus. Tentu kita apresiasi. Apalagi tujuannya sesuai yang disampaikan oleh ketua panitia adalah mempersaudarakan santri-santri kita,” jelasnya.
Sukriadi kemudian menitipkan tiga pesan pokok dari Kepala Kantor Kemenag Bulukumba untuk para santri. Pertama, santri harus kuat dan sehat secara fisik. Kemudian santri harus kuat secara keilmuan atau pengetahuannya.
“Lalu yang ketiga dan paling penting adalah santri harus kuat akhlaknya,” kata Sukriadi.
Sementara itu, Bupati Andi Muchtar Ali Yusuf menyampaikan selamat datang kepada seluruh rombongan Indonesia Bahagiakan Santri di Kabupaten Bulukumba.
Katanya sebuah kehormatan karena Bulukumba menjadi tuan rumah kegiatan Indonesia Bahagiakan Santri.
Menurutnya, ini merupakan bentuk kepedulian sosial, dakwah, dan penguatan ukhuwah Islamiyah, sekaligus menjadi ruang untuk memuliakan, melayani, dan membahagiakan para santri dari berbagai daerah di Indonesia.
Bupati yang akrab disapa Andi Utta ini, mengajak para peserta untuk mempromosikan potensi Bulukumba terutama di sektor pariwisata.
“Salah satu keunggulan Bulukumba adalah pariwisatanya. Pantai Tanjung Bira Bulukumba sangat indah, pasirnya putih seperti tepung,” ujarnya.
Pendamping Santri dari Kabupaten Bone, Andi Yuli mengaku diterima dan dijamu dengan baik oleh pemerintah daerah dan panitia pelaksana. Dia menilai Bulukumba sebagai daerah yang indah.
“Pesisir pantai Bulukumba sangat indah. Orangnya ramah-ramah. Semoga dengan adanya Indonesia Bahagiakan Santri ini dapat mempromosikan Bulukumba di level nasional maupun internasional,” ungkap Andi Yuli.
Sebelumnya panitia pelaksana sudah mempersiapkan dengan baik seluruh rangkaian kegiatan Indonesia Bahagiakan Santri, mulai dari penjemputan, pemondokan sampai kegiatan lomba.(*)














