Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia ke-80 Tingkat Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menjadi momentum penguatan peran madrasah dalam mencetak generasi unggul dan menjaga kerukunan umat.
Pesan itu disampaikan Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, saat menghadiri Ramah Tamah HAB Kemenag ke-80 di kawasan Monumen Ganggawa (Mogan) Kecamatan Maritengngae, Jumat malam (30/1/2026).
Acara dihadiri Ketua DPRD Sidrap Takyuddin Masse, Ketua TP PKK Haslindah Syaharuddin, Kepala Kantor Kementerian Agama Sidrap H. Fitriadi, Danramil Maritengngae Kapten Ridwan, serta perwakilan Forkopimda.
Turut hadir Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Muhammad Iqbal, para kepala OPD, para kepala bagian Setda, Camat Maritengngae Firman, para sekretaris dinas, pejabat jajaran Kemenag Sidrap, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Syaharuddin menegaskan pendidikan agama memiliki posisi strategis dalam membangun kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, salah satu cara paling efektif untuk meningkatkan kesejahteraan dan menekan angka kemiskinan adalah dengan meningkatkan mutu pendidikan.
“Anak-anak kita di RA, MI, MTs, dan MA adalah tanggung jawab bersama. Kalau kualitas pendidikannya kuat, masa depan mereka juga akan kuat,” ujar Syaharuddin.
Ia menyebut madrasah kini tidak lagi menjadi pilihan kedua. Di Sidrap, madrasah justru berkembang menjadi sekolah favorit yang bersaing dengan sekolah umum.
“Madrasah sekarang sudah menjadi sekolah pilihan di banyak tempat. Ini harus terus kita dorong,” katanya.
Syaharuddin juga menilai pendidikan agama berperan besar dalam membentuk karakter dan menjaga kerukunan umat. Ia memastikan moderasi beragama di Sidrap berjalan baik karena masyarakat memiliki karakter yang terbuka dan saling menghargai.
“Kerukunan umat beragama di Sidrap sudah terjaga. Tugas kita memperkuatnya lewat pendidikan,” tambahnya.
Rangkaian HAB ke-80 Kemenag Sidrap berlangsung selama delapan hari, mulai dari jalan sehat, upacara tingkat kabupaten dan provinsi, hingga pentas seni yang melibatkan siswa madrasah.
Menurut Syaharuddin, pentas seni menjadi ruang penting bagi anak-anak untuk mengasah bakat, kepercayaan diri, serta kompetensi.
“Kalau panggungnya banyak, maka potensi anak-anak kita akan semakin terlihat,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Sidrap, H. Fitriadi, menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Sidrap terhadap pengembangan pendidikan madrasah dan program Kemenag.
“Kami sangat menghargai perhatian dan dukungan Bupati Sidrap. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan,” kata Fitriadi.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan, terutama kemacetan lalu lintas selama kegiatan berlangsung, serta menegaskan komitmen Kemenag Sidrap untuk terus bersinergi dengan Pemkab dalam membina generasi muda dan memperkuat kerukunan umat beragama di daerah.













