DESA BALIBO WAKILI KECAMATAN KINDANG DI LOMBA KEBERSIHAN TINGKAT KABUPATEN BULUKUMBA 2026

  • Bagikan

Bulukumba – Desa Balibo resmi ditetapkan sebagai salah satu dari tiga perwakilan Kecamatan Kindang untuk mengikuti Lomba Kebersihan Tingkat Kabupaten Bulukumba Tahun 2026. Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Camat Kindang Nomor 134/KD/III/2026 dan Surat Edaran Nomor 133/KD/III/2026 tertanggal 16 Maret 2026.

Bersama Kelurahan Borongrappoa dan Desa Mattirowalie, Desa Balibo akan membawa nama Kecamatan Kindang bersaing dengan seluruh desa dan kelurahan se-Kabupaten Bulukumba. Penunjukan ini menindaklanjuti surat Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Bulukumba Nomor 600.1.17.3/206/DLHK tanggal 20 Februari 2026 sebagai upaya mendorong kesadaran kolektif menjaga lingkungan.

banner 300x600

Kepala Desa Balibo, Hj. Darmawati, menegaskan lomba ini bukan sekadar kompetisi, melainkan pemicu perubahan perilaku warga. “Ini momentum memperkuat budaya bersih. Kami sudah membentuk tim kerja lintas unsur dan akan melibatkan seluruh RT, sekolah, serta pengurus masjid agar gerakan ini menyentuh semua lapisan,” ujarnya saat ditemui di Kantor Desa Balibo, Jumat (10/4).

Menurut Camat Kindang, Andi Maulana, http://S.AP, penilaian lomba mencakup tujuh aspek utama yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. “Tim juri akan menilai kebersihan dan penataan jalan lingkungan, fungsi drainase, kondisi kantor desa, fasilitas ibadah, lingkungan sekolah, fasilitas perdagangan, hingga kerapian kawasan pemukiman. Intinya, bagaimana desa menata lingkungannya secara menyeluruh,” jelasnya.

Untuk memastikan kesiapan, Pemerintah Desa Balibo menyusun rencana kerja kebersihan desa yang memuat pembagian peran dan jadwal rutin. Salah satunya kerja bakti massal yang digelar setiap Minggu pagi mulai pekan depan. Kegiatan ini akan melibatkan unsur pemuda, PKK, karang taruna, siswa, hingga tokoh agama.

Semangat itu sudah terlihat di lapangan. Muh. Sabir, Kepala Dusun Kampung Cina, Desa Balibo, ikut turun langsung membersihkan selokan bersama warga. “Warga Desa Balibo kompak karena sadar ini bukan hanya soal lomba, tapi soal kesehatan kita sendiri. Kalau selokan bersih, nyamuk berkurang, banjir juga bisa dicegah,” katanya.

Dukungan datang dari generasi muda. Sri (21), warga Dusun Borong, menilai gerakan ini harus jadi kebiasaan baru. “Semoga kebiasaan bersihnya keterusan. Malu kalau cuma bersih pas ada penilaian. Lingkungan yang rapi bikin kita nyaman tinggal di desa sendiri,” ucapnya.

Hj. Darmawati menambahkan, pihaknya menargetkan seluruh persiapan administrasi dan sosialisasi rampung akhir April 2026. Setelah itu, fokus diarahkan pada aksi nyata dan dokumentasi perubahan di setiap dusun. “Target kami bukan hanya menang, tapi memastikan Balibo tetap bersih setelah lomba selesai. Itu kemenangan yang sesungguhnya,” tutupnya.

Narasumber :Fachrul

DESA BALIBO WAKILI KECAMATAN KINDANG DI LOMBA KEBERSIHAN TINGKAT KABUPATEN BULUKUMBA 2026

Bulukumba – Desa Balibo resmi ditetapkan sebagai salah satu dari tiga perwakilan Kecamatan Kindang untuk mengikuti Lomba Kebersihan Tingkat Kabupaten Bulukumba Tahun 2026. Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Camat Kindang Nomor 134/KD/III/2026 dan Surat Edaran Nomor 133/KD/III/2026 tertanggal 16 Maret 2026.

Bersama Kelurahan Borongrappoa dan Desa Mattirowalie, Desa Balibo akan membawa nama Kecamatan Kindang bersaing dengan seluruh desa dan kelurahan se-Kabupaten Bulukumba. Penunjukan ini menindaklanjuti surat Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Bulukumba Nomor 600.1.17.3/206/DLHK tanggal 20 Februari 2026 sebagai upaya mendorong kesadaran kolektif menjaga lingkungan.

Kepala Desa Balibo, Hj. Darmawati, menegaskan lomba ini bukan sekadar kompetisi, melainkan pemicu perubahan perilaku warga. “Ini momentum memperkuat budaya bersih. Kami sudah membentuk tim kerja lintas unsur dan akan melibatkan seluruh RT, sekolah, serta pengurus masjid agar gerakan ini menyentuh semua lapisan,” ujarnya saat ditemui di Kantor Desa Balibo, Jumat (10/4).

Menurut Camat Kindang, Andi Maulana, http://S.AP, penilaian lomba mencakup tujuh aspek utama yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. “Tim juri akan menilai kebersihan dan penataan jalan lingkungan, fungsi drainase, kondisi kantor desa, fasilitas ibadah, lingkungan sekolah, fasilitas perdagangan, hingga kerapian kawasan pemukiman. Intinya, bagaimana desa menata lingkungannya secara menyeluruh,” jelasnya.

Untuk memastikan kesiapan, Pemerintah Desa Balibo menyusun rencana kerja kebersihan desa yang memuat pembagian peran dan jadwal rutin. Salah satunya kerja bakti massal yang digelar setiap Minggu pagi mulai pekan depan. Kegiatan ini akan melibatkan unsur pemuda, PKK, karang taruna, siswa, hingga tokoh agama.

Semangat itu sudah terlihat di lapangan. Muh. Sabir, Kepala Dusun Kampung Cina, Desa Balibo, ikut turun langsung membersihkan selokan bersama warga. “Warga Desa Balibo kompak karena sadar ini bukan hanya soal lomba, tapi soal kesehatan kita sendiri. Kalau selokan bersih, nyamuk berkurang, banjir juga bisa dicegah,” katanya.

Dukungan datang dari generasi muda. Sri (21), warga Dusun Borong, menilai gerakan ini harus jadi kebiasaan baru. “Semoga kebiasaan bersihnya keterusan. Malu kalau cuma bersih pas ada penilaian. Lingkungan yang rapi bikin kita nyaman tinggal di desa sendiri,” ucapnya.

Hj. Darmawati menambahkan, pihaknya menargetkan seluruh persiapan administrasi dan sosialisasi rampung akhir April 2026. Setelah itu, fokus diarahkan pada aksi nyata dan dokumentasi perubahan di setiap dusun. “Target kami bukan hanya menang, tapi memastikan Balibo tetap bersih setelah lomba selesai. Itu kemenangan yang sesungguhnya,” tutupnya.

Narasumber :Fachrul

banner 970x200 Example 728x250
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *