Pinrang 13 News :Komitmen Pemerintah Kabupaten Pinrang untuk senantiasa hadir dan membersamai masyarakat di tengah situasi bencana kembali ditunjukkan.
Setelah sebelumnya Dinas Sosial Kabupaten Pinrang turun langsung menyalurkan bantuan kebutuhan hidup bagi warga terdampak kebakaran, kali ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pinrang kembali menyerahkan bantuan lanjutan.
Bantuan berupa uang tunai diserahkan langsung kepada warga terdampak bencana kebakaran yang terjadi di Desa Alitta, Kecamatan Mattiro Bulu, Senin (12/1).
Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat serta membantu memenuhi kebutuhan mendesak pasca bencana.
Kepala BPBD Kabupaten Pinrang, Dr. Rhomy M. Manule, mengungkapkan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Pemerintah Kabupaten Pinrang dalam memberikan perlindungan dan dukungan kepada masyarakat yang tertimpa musibah.
“Bantuan ini adalah wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Pinrang untuk tidak membiarkan masyarakat menghadapi bencana sendirian. Pemerintah hadir untuk membantu dan meringankan beban warga,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Dr. Rhomy menjelaskan bahwa penyaluran bantuan ini juga merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Pinrang, H.A. Irwan Hamid, S.Sos, yang menegaskan agar setiap warga yang tertimpa bencana segera mendapatkan perhatian dan bantuan secepatnya.
Selain penyaluran bantuan, BPBD Kabupaten Pinrang juga mengimbau masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana kebakaran.
Menurutnya, kebakaran merupakan salah satu jenis bencana yang sebagian besar dapat dicegah dengan kehati-hatian, terutama terhadap sumber-sumber api di lingkungan rumah tangga.
Pada kesempatan tersebut, Dr. Rhomy turut menyampaikan salam dan perhatian dari Bupati Pinrang kepada warga terdampak, sekaligus berharap agar masyarakat tetap tabah dan kuat dalam menghadapi cobaan ini.
Melalui langkah cepat dan berkelanjutan ini, Pemerintah Kabupaten Pinrang berharap kehadiran negara benar-benar dirasakan oleh masyarakat, tidak hanya dalam kondisi normal, tetapi juga saat menghadapi situasi sulit akibat bencana.(*/)
Foto : BPBD Pinrang.















