Calon jemaah haji Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mengikuti Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi 1447 Hijriah/2026 sebagai bagian dari persiapan menjelang keberangkatan ke Tanah Suci, Selasa (28/1/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Masjid Agung Pangkajene ini dirangkaikan dengan pembekalan bagi calon jemaah dari total kuota 750 orang yang akan diberangkatkan pada musim haji 2026.
Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif hadir langsung dalam kesempatan tersebut. Ia menekankan pentingnya kesiapan mental, fisik, dan pemahaman ibadah agar seluruh rangkaian haji dapat dilaksanakan dengan tertib dan khusyuk.
Syaharuddin selanjutnya menyampaikan, jumlah calon jemaah haji Sidrap tahun ini mencapai 750 orang. Ia mengaitkan peningkatan tersebut dengan upaya memperkuat ketakwaan dan kehidupan keagamaan masyarakat.
“Sejak diberi amanah memimpin Sidrap, yang pertama saya lakukan adalah memperbaiki keimanan dan ketakwaan. Setiap malam sekitar 600 masjid di Sidrap dihidupkan dengan kegiatan mengaji. Dari situ dampaknya terasa sampai ke sektor pertanian dan ekonomi,” ujarnya.
Ia mencontohkan, harga gabah yang sebelumnya Rp4.000 per kilogram kini naik menjadi Rp6.500 hingga Rp7.000. Produksi padi yang dulu bernilai sekitar Rp35 juta per hektare kini meningkat menjadi Rp60–65 juta per hektare.
Jagung yang sebelumnya Rp3.000 per kilogram kini naik menjadi sekitar Rp6.000, sementara harga telur yang biasanya Rp40.000 per rak kini dijaga di kisaran Rp48.000 hingga Rp50.000 per rak.
“Yang diinginkan petani itu harga bagus, pupuk lancar, listrik masuk sawah, dan irigasi baik. Itu yang kami perbaiki satu per satu. Semua ini juga karena doa kita bersama,” tambahnya.
Kepala Kanwil Kemenag Sulsel H. Ikbal Ismail mengapresiasi perhatian Pemerintah Kabupaten Sidrap terhadap penyelenggaraan manasik haji. Ia berharap seluruh jemaah dapat melaksanakan ibadah dengan baik dan lancar, serta menjadi duta yang membawa nama baik Sidrap di Tanah Suci.
“Kami juga mengapresiasi upaya Bupati dalam meningkatkan perekonomian daerah, termasuk melalui program MBG Ternak Petelur. Semoga program ini terus berkembang dan berdampak pada peningkatan pendapatan asli daerah,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Sidrap H. Muhammad Syairin dalam laporannya menyampaikan kuota calon jemaah haji Sidrap tahun 2026 sebanyak 750 orang, terdiri atas 197 laki-laki dan 553 perempuan. JCH Sidrap terbagi dalam dua kloter.
“Kloter 2 Embarkasi Makassar berjumlah 387 orang utuh. Jemaah dijadwalkan masuk Asrama Haji pada 21 April 2026 pukul 11.00 Wita dan berangkat dari Sidrap sekitar pukul 07.00 Wita,” jelasnya.
Sementara Kloter 40 berjumlah 363 orang dari Sidrap ditambah 20 orang dari Kabupaten Gowa. Jemaah dijadwalkan masuk Asrama Haji pada 19 Mei 2026 pukul 08.00 Wita dan berangkat dari Sidrap sekitar pukul 01.00 Wita dini hari, dengan rencana salat Subuh dan istirahat di Masjid Maros.
Turut hadir dalam acara tersebut Kepala UPT Asrama Haji Sulsel H. Zulkifli Hijaz, Kakan Kemenag Sidrap Dr. H. Fitriadi, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Muhammad Iqbal, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan Bachtiar, Kabag Kesra Syamsuddin, Camat Maritengngae Firman, pendamping dokter jemaah haji, jajaran Kemenag Sidrap, serta undangan lainnya.















