Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif mengumumkan tiga kebijakan strategis yang berpihak pada penguatan ekonomi rakyat dan arah pembangunan daerah.
Tiga kebijakan tersebut disampaikannya usai melantik ratusan pejabat di area Pasar Tanru Tedong, Kecamatan Dua Pitue, Kamis malam (15/1/2026) yang disaksikan masyarakat, unsur Forkopimda dan jajaran pemerintah daerah.
Kebijakan pertama adalah penurunan pajak kios Pasar Tanru Tedong sebesar 50 persen dari tarif sebelumnya. Langkah ini diambil sebagai bentuk keberpihakan pemerintah daerah kepada pedagang kecil dan pelaku usaha pasar tradisional.
“Saya, Bupati Sidrap bersama Forkopimda mengumumkan bahwa pajak kios Pasar Tanru Tedong diturunkan sebesar 50 persen. Jika sebelumnya pedagang membayar Rp4 juta, kini menjadi Rp2 juta. Begitu pula yang membayar Rp1 juta, diturunkan menjadi Rp500.000,” ujar Bupati.
Ia menegaskan, kebijakan ini bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi pedagang agar lebih maju dan sejahtera, dengan komitmen bersama menjaga kebersihan dan kerapian pasar.
“Dengan syarat, pasar harus bersih dan tertata rapi, sehingga masyarakat merasa nyaman dan betah berbelanja di Pasar Tanru Tedong,” tambahnya.
Kebijakan kedua, Pasar Tanru Tedong kini resmi dibuka dan beroperasi setiap hari. Langkah ini diharapkan meningkatkan aktivitas perdagangan, memperlancar distribusi barang kebutuhan masyarakat, serta memberi peluang usaha lebih luas bagi pedagang.
Kebijakan ketiga adalah peluncuran tagline baru Kabupaten Sidenreng Rappang, yakni “Saromase Sidenreng Rappang Alakoo” dengan makna Tanaman, Panen, Hilirisasi, Maju, dan Sejahtera.
Menurut Bupati, tagline tersebut mencerminkan jati diri dan arah pembangunan Sidrap sebagai daerah agraris yang kuat dan berdaya saing.
“Maknanya, orang Sidrap adalah lumbung beras dan lumbung telur. Kita menanam, memanen, dan mengolah produk pertanian menjadi beras dan hasil lainnya untuk dikirim ke daerah lain di seluruh Indonesia,” jelasnya.
Konsep tanaman, panen, dan hilirisasi ditegaskan menjadi fondasi utama pembangunan ekonomi Sidrap ke depan dengan tujuan akhir meningkatkan kesejahteraan masyarakat.














