TGUPP Hadiri Rapat Evaluasi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) SMK di Hotel Swittzbell; Begini Penjelasan Plt Kadisdik SulSel, Imran Jausi

oleh -11 views

MAKASSAR – Rapat Evaluasi Badan Layanan Umum Daerah (Blud) Akhir Tahun 2021 dilaksanakan di Hotel Switzbell Boulevard Panakukang Makassar, Jumat, 10/12/2021.

Rapat Evaluasi Badan Layanan Umum Daerah (Blud) merupakan bagian dari Program kerja Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Erna.

Saat ini, pemerintah terus mendorong Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk melakukan revitalisasi kearah yang lebih maju dengan mengubah teaching factory unggulan menjadi Badan Layanan Umum Daerah (Blud).

Hal ini sejalan dengan Permendagri Nomor 79 Tahun 2018 tentang BLUD (Badan Layanan Umum Daerah) dimana regulasi terbaru menunjuk bahwa kewenangan ditetapkan oleh pemerintah daerah, yakni Gubernur,” Demikian Penjelasan Plt Kadisdik SulSel, Ir. H. Imran Jausi, M.Pd.

Hadir dalam Rapat Evaluasi masing-masing Plt. Kadisdik Provinsi, Sulawesi Selatan Ir. H. Imran Jausi.M.Pd, Sekertaris Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan H.Hery Sumiharto.SE.M.Ed, TGUPP Bidang Pendidikan, Prof.Hery, dan 15 orang dan Kepala Sekolah SMK BLUD Kabupaten/Kota.

Plt.Kadisdik Provinsi Sulawesi Selatan, Ir. H.Imran Jausi, M.Pd merasa bangga dan sangat mengapresiasi Guru Guru SMK yang menghadiri rapat dengan berpakaian.

“Guru SMK telah menunjukkan jati diri yang baik. Dengan berpakaian yang rapi tentu hal ini menunjukkan kualitasnya .Namun, akan lebih lagi Apabila didukung dengan fasilitas disertai peningkatan produksinya.

“Kemarin Plt gubernur sudah sangat tegas mengatakan bahwa ia akan memberikan dukungan. Tentu haraoannya agar bagaimana kita memasuki tahun 2022 semakin lebih baik lagi,” terang Imran.

“Mumpun masih ada waktu.,mari membenahi pelaporan dengan baik, sebab hari ini merupakan momentum sebagai titik awal di tahun depan.

Sementara itu, Prof Hery Tahir dalam rapat Evaluasi mengatakan bila apa yang disampaikan Plt Kadisdik H.Imran Jausi supaya bisa dimanfaatkan dengan baik dan terus melihat proggres setiap SMK.

Kita berharap sekitar 70% capaian keberhasilan dari 19 SMK BLUD tersebar di Kabupaten/Kota sudah dilaksanakan.

Seperti di SMKN 5 Kabupaten Gowa itu sudah ada penyelarasan kurikulum dengan Dunia Usaha Industri (DUDI).

Dengan demikian, apa yang dibutuhkan SMK ini tidak mengawan-awan akan tetapi betul-betul memberikan suatu keterampilan kepada pangsa pasar.

“Harus kita pressure bentuk memberikan kontribusi kepada dunia usaha,

“Tim sudah berkunjung ke beberapa SMK BLUD di Makassar, seperti ke SMK 8, SMK 9, SMK 10, SMK 6, dan SMK-3.” ungkap Prof.Hery.

“Saat saya dtaang di SMK 9, anggapannya itu hanya ada Kapal penangkap ikan saja, tapi ternyata punya Empang dan sebagainya namun terkendala alat peralatan.

Demikian juga di SMK 8, itu sudah ada produknya, sudah ada ijin dari BPOM.

Kedepan, lanjut Prof Hery, SMK itu harus siap saji. Bila ada pelaksanaan kegiatan dan lainnya di SMK untuk memberi kontribusi tersendiri bagi SMK, jelasnya

Ditempat terpisah, Kabid SMK Disdik SulSel, Dra.Hj.Andi Ernawati.M.Pd mengatakan bahwa solusi untuk memaksimalkan pengelolaan BLUD di SMK sekaligus akselerasi arahan Plt Gubernur adalah harus diturunkan tim tekhis pendampingan BLUD, dengan melibatkan Biro Ekbang, TGUPP, Staf khusus, Kadisdik, Sekertaris Disdik, dan lainnya guna melihat langsung kondisi di lapangan,” pungkasnya.
(OmbintangTop)

Editor: A2W

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.