Pinrang 13 News ; Upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat terus menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Pinrang.
Salah satu langkah yang ditempuh adalah dengan mendorong pengembangan sumber daya manusia aparatur agar mampu menjawab tantangan zaman yang semakin berkembang.
Hal ini diungkapkan Wakil Bupati Pinrang Sudirman Bungi, S.IP., M.Si saat menerima audiensi pihak Universitas Muhammadiyah Parepare di Ruang Rapat Wakil Bupati Pinrang, Kamis (5/3).
Dalam kesempatan tersebut, Wabup Sudirman mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Pinrang tidak pernah berhenti mendorong para aparatur untuk terus meningkatkan kapasitas diri melalui pendidikan dan pengembangan kompetensi.
Menurutnya, aparatur yang memiliki kompetensi dan pengetahuan yang baik akan mampu menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, tepat dan berkualitas sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat.
Lebih lanjut, Wabup Sudirman menegaskan bahwa pengembangan sumber daya manusia di Kabupaten Pinrang tidak hanya difokuskan pada generasi muda, namun juga diarahkan kepada para aparatur pemerintah agar mampu mengikuti perkembangan zaman, termasuk pemanfaatan teknologi dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.
“Dengan peningkatan kapasitas aparatur, kita berharap pelayanan yang diberikan kepada masyarakat dapat semakin berkualitas, efektif dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang,” ungkap Wabup Sudirman.
Olehnya itu, Wabup Sudirman berharap perguruan tinggi, termasuk Universitas Muhammadiyah Parepare, dapat terus membuka peluang dan memberikan kemudahan bagi generasi muda maupun aparatur sipil negara yang ingin melanjutkan pendidikan mereka.
Menurutnya, kemudahan akses pendidikan bagi aparatur merupakan langkah penting dalam menciptakan birokrasi yang profesional, adaptif serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Sementara itu, pihak Universitas Muhammadiyah Parepare menyambut baik komitmen Pemerintah Kabupaten Pinrang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di kalangan aparatur pemerintahan.
Mereka mengungkapkan bahwa saat ini sebagian besar mahasiswa yang menempuh pendidikan di Universitas Muhammadiyah Parepare berasal dari Kabupaten Pinrang, yang menunjukkan tingginya minat masyarakat Pinrang terhadap peningkatan kualitas pendidikan.
Pihak Universitas Muhammadiyah Parepare juga menjelaskan bahwa saat ini mereka telah menyediakan sistem perkuliahan hybrid yang memungkinkan para ASN tetap dapat mengikuti proses perkuliahan tanpa harus meninggalkan tugas pelayanan mereka.
Melalui metode ini, proses pembelajaran dapat dilakukan secara tatap muka maupun melalui sambungan virtual video conference, sehingga para aparatur tetap dapat meningkatkan kapasitas diri dengan lebih fleksibel.
Dengan adanya kemudahan tersebut, diharapkan semakin banyak aparatur yang dapat meningkatkan kompetensinya, yang pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan publik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Pinrang.(*/)














