Polres Pinrang Gelar Upecara Operasi Ketupat

  • Bagikan

Pinrang 13 News :-Dalam rangka menjamin keamanan serta kenyamanan masyarakat menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H tahun 2026, Kepolisian Republik Indonesia kembali menggelar Operasi Ketupat secara serentak di seluruh penjuru tanah air. Langkah ini merupakan agenda rutin tahunan yang mengedepankan fungsi pelayanan dan pengamanan di tengah meningkatnya mobilitas warga.

Pelaksanaan operasi besar-besaran ini diawali dengan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat yang dilaksanakan oleh jajaran Kepolisian Resor (Polres) Pinrang di halaman Mapolres Pinrang pada Kamis (12/3). Kegiatan ini menjadi simbol kesiapan personel dan sarana prasarana dalam mengawal rangkaian perayaan hari besar umat Islam tersebut.

banner 300x600

Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Pinrang H.A. Irwan Hamid, S.Sos, yang memberikan dukungan penuh terhadap langkah preventif kepolisian. Kehadiran Bupati didampingi oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pinrang, menunjukkan sinergitas yang kuat antarinstansi di tingkat daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Pinrang AKBP Edy Sabhara Mangga Barani membacakan amanat tertulis dari Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo. Kapolri menekankan bahwa Operasi Ketupat tahun ini merupakan operasi kemanusiaan yang melibatkan kekuatan besar, yakni sebanyak 161.243 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, dan instansi terkait lainnya.

Ratusan ribu personel tersebut akan disebar secara strategis di lebih dari 2.000 pos pengamanan dan pos pelayanan yang telah didirikan di titik-titik rawan. Fokus utama dari penempatan personel ini adalah untuk memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat, baik yang sedang menempuh perjalanan mudik maupun yang melakukan aktivitas wisata dan ibadah.

Lebih lanjut, Kapolri menjelaskan bahwa langkah masif ini adalah bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan rasa aman dan kelancaran arus lalu lintas. Dengan pengawasan ketat, diharapkan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta risiko kecelakaan jalan raya dapat diminimalisir sekecil mungkin.

Mengenai dinamika pergerakan massa, Kapolri memprediksi puncak arus mudik akan terbagi dalam dua gelombang, yaitu pada 14–15 Maret dan 18–19 Maret 2026. Sementara itu, untuk arus balik, kepolisian mengantisipasi lonjakan kendaraan yang diperkirakan terjadi pada tanggal 24–25 Maret serta gelombang kedua pada 28–29 Maret 2026.

Sebagai penutup, Operasi Ketupat 2026 dijadwalkan akan berlangsung selama 12 hari penuh, terhitung mulai tanggal 13 hingga 25 Maret 2026. Seluruh elemen pengamanan diimbau untuk tetap waspada dan humanis dalam melayani masyarakat demi terciptanya suasana Lebaran yang kondusif dan penuh khidmat.(*)

banner 970x200 Example 728x250
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *