Antisipasi Aktivitas Badut Dan Manusia Silver Di Beberapa Titik” ini Yang Di Lakukan Dinas Sosial Bersama Satpol PP Pinrang”

  • Bagikan
Oplus_0

Pinrang 13 News : Menindaklanjuti laporan masyarakat terkait aktivitas yang dinilai mengganggu keamanan, ketertiban, dan kenyamanan di sejumlah titik dalam Kota Pinrang, Pemerintah Kabupaten Pinrang melalui Dinas Sosial bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan pemantauan terhadap aktivitas badut jalanan dan manusia silver, Selasa (29/7).

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk respons cepat Pemerintah Kabupaten Pinrang terhadap laporan masyarakat sekaligus sebagai upaya menjaga ketertiban umum tanpa mengesampingkan pendekatan yang humanis kepada para pelaku.

banner 300x600

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pinrang, A. Pawelloi Nawir, mengungkapkan bahwa, dari hasil pemantauan di lapangan, aktivitas badut dan manusia silver memang kembali ditemukan di beberapa titik yang sebelumnya telah menjadi perhatian masyarakat.

Menurutnya, fenomena ini bukan kali pertama terjadi, melainkan merupakan aktivitas yang berulang sehingga perlu penanganan yang lebih komprehensif dan melibatkan berbagai pihak.

“Pada kesempatan ini kami bersama Satpol PP melakukan pemantauan dan benar ditemukan kembali aktivitas badut dan manusia silver di beberapa titik. Kepada mereka diberikan edukasi dan peringatan agar tidak kembali melakukan aktivitas yang mengganggu ketertiban umum sebagaimana banyak dikeluhkan masyarakat,” ungkap Pawelloi.

Namun demikian, lanjut Pawelloi, pendekatan yang dilakukan tidak semata-mata bersifat penertiban.

Pemerintah Kabupaten Pinrang juga berupaya mencari akar persoalan sosial yang melatarbelakangi aktivitas tersebut.

Dari hasil pendataan sementara, sebagian besar pelaku diketahui merupakan anak-anak yang telah putus sekolah.

Kondisi ini, menurutnya, menjadi perhatian serius Pemerintah Daerah karena persoalan tersebut tidak hanya menyangkut ketertiban kota, tetapi juga masa depan generasi muda.

Olehnya itu, Dinas Sosial akan segera melakukan pendataan lebih lanjut terhadap para pelaku untuk kemudian diusulkan mengikuti Program Sekolah Rakyat, sehingga mereka memiliki kesempatan kembali memperoleh pendidikan yang layak dan membangun masa depan yang lebih baik.

“Kita ingin menyelesaikan persoalan ini dari hulunya. Kalau mereka masih usia sekolah, tentu harus kita dorong agar kembali mendapatkan haknya untuk mengenyam pendidikan. Harapannya, mereka memiliki pilihan hidup yang lebih baik dibanding harus berada di jalan,” jelas Pawelloi.

Dirinya menambahkan, penanganan persoalan ini akan terus dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan berbagai perangkat daerah dan pemangku kepentingan terkait, sehingga solusi yang diberikan tidak hanya bersifat sementara, tetapi mampu memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat.

Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten Pinrang berharap tercipta suasana kota yang lebih aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

Di sisi lain, anak-anak yang selama ini berada di jalanan diharapkan memperoleh kesempatan untuk kembali mengenyam pendidikan dan meningkatkan kualitas hidup mereka, sehingga manfaat dari kebijakan ini dapat dirasakan tidak hanya oleh masyarakat secara umum, tetapi juga oleh mereka yang selama ini hidup dalam kondisi rentan.(*/)

banner 970x200Example 728x250
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *