Pinrang 13 News : Menghadapi musim kemarau panjang yang diperkirakan masih akan berlangsung, Pemerintah Kabupaten Pinrang terus memaksimalkan berbagai sumber daya yang tersedia untuk membantu masyarakat tani, khususnya dalam memenuhi kebutuhan air bagi lahan pertanian.
Bupati Pinrang H.A. Irwan Hamid, S.Sos menegaskan, fasilitas pompa air yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Pinrang akan terus dimanfaatkan untuk membantu petani yang mengalami keterbatasan pasokan air.
Hal ini diungkapkan Bupati Irwan saat meninjau langsung proses pompanisasi di Desa Padakkalawa, Selasa (18/8).
Menurut Bupati Irwan, kondisi kemarau yang cukup panjang memberikan tantangan tersendiri bagi sektor pertanian, terutama pada lahan yang sangat bergantung pada ketersediaan air.
Olehnya itu, seluruh perangkat daerah terkait diminta untuk tidak tinggal diam dan terus mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki agar kebutuhan air bagi lahan pertanian masyarakat tetap dapat terpenuhi.
“Seluruh sumber daya yang ada akan terus kita maksimalkan untuk membantu para petani menghadapi musim kemarau ini. Kita ingin memastikan lahan pertanian masyarakat tetap mendapatkan pasokan air sehingga produksi pertanian dapat terus dipertahankan,” ungkap Bupati Irwan.
Langkah tersebut diharapkan dapat membantu para petani dalam menjalankan aktivitas pertanian sekaligus mengurangi risiko gagal panen maupun penurunan produksi akibat kekurangan air.
Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Pinrang, A. Sinapati Rudy mengungkapkan bahwa upaya pompanisasi terus dilakukan secara menyeluruh dengan memanfaatkan dukungan dari Kementerian Pertanian maupun Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Menurutnya, bantuan pompa yang tersedia nantinya dimanfaatkan oleh kelompok tani untuk memenuhi kebutuhan air di lahan pertanian, terutama pada wilayah yang terdampak kekeringan.
“Pompa ini kita arahkan untuk membantu kelompok tani memenuhi kebutuhan air lahan pertanian. Dengan demikian, petani tetap dapat melakukan aktivitas budidaya meskipun kondisi kemarau masih berlangsung,” jelasnya.
Upaya pompanisasi ini menjadi salah satu langkah strategis dalam menjaga keberlangsungan produksi pertanian Kabupaten Pinrang. Dengan tersedianya pasokan air, petani diharapkan dapat mempertahankan produktivitas lahan sekaligus mengurangi dampak ekonomi yang mungkin timbul akibat kemarau berkepanjangan.
Bagi Kabupaten Pinrang yang dikenal sebagai salah satu daerah penyangga pangan di Sulawesi Selatan, keberlanjutan produksi pertanian menjadi hal penting. Karena itu, berbagai upaya teknis terus dilakukan agar masyarakat tani tetap dapat berproduksi, kebutuhan pangan tetap terjaga, dan kesejahteraan petani dapat dipertahankan di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.(*/)

















