Ketua Komisi III DPRD Pinrang Minta Aktipitas Tambang Di Gunung Paleteang Dihentikan Sementara, Ini Alasannya

  • Bagikan
Oplus_0

Pinrang 13 News ; Retakan di Gunung Paleteang, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel), diduga dipicu aktivitas pertambangan galian batu. DPRD Pinrang pun mendesak penutupan tambang di kawasan lereng gunung tersebut.
“Kami merekomendasikan semua aktivitas pertambangan di sekitar Gunung Paleteang dihentikan sementara,” kata Ketua Komisi III DPRD Pinrang, Supardi kepada Kamis (4/6/2026).

Rekomendasi itu ditetapkan dalam rapat dengar pendapat (RDP) di DPRD Pinrang, Kamis (4/6) hari ini. Perkara ini ditindaklanjuti berdasarkan keresahan masyarakat setempat.

banner 300x600

“Tadi kami mengadakan RDP sesuai dengan adanya permintaan dari masyarakat untuk membahas terkait Gunung Paleteang yang mengalami pergeseran tanah,” tuturnya.

Dalam RDP itu terungkap Pemkab Pinrang telah menyurat ke Kementerian ESDM untuk dilakukan penelitian adanya tanah yang mengalami retakan. Dari hasil pemeriksaan, aktivitas pertambangan di lereng Gunung Paleteang yang menyebabkan terjadinya perubahan struktur tanah.

“Dari surat balasan (Kementerian ESDM) yang diterima (Pemkab Pinrang), disebutkan bahwa salah satu penyebab keretakan tanah diduga berasal dari aktivitas tambang yang menyebabkan pemotongan lereng dan pergeseran tanah,” jelas Supardi.

Berdasarkan berbagai masukan, Komisi III DPRD Pinrang meminta agar seluruh aktivitas pertambangan di sekitar Gunung Paleteang dihentikan sementara. Pihaknya juga mendorong Pemkab Pinrang berkoordinasi dengan Pemprov Sulsel terkait penyesuaian Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

“Kalau di dalam Perbup itu Gunung Paleteang masuk kawasan hutan kota. Sementara yang terjadi aktivitas pertambangan merajalela di sana, jadi ada pelanggaran aturan di tingkat kabupaten,” jelasnya(*)

banner 970x200 Example 728x250
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *