PINRANG 13 News : Menghadapi puncak musim kemarau, Polres Pinrang bersama Pemkab Pinrang, TNI dan unsur terkait menggelar Apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Selasa (11/8/2026) di Halaman Mapolres Pinrang, Jl. Bintang, Kel. Maccorawalie, Kec. Watang Sawitto.
Bupati Pinrang H. A. Irwan Hamid, S.Sos., bertindak sebagai Inspektur Apel. Perwira Apel AKP Hasan Basri dan Komandan Apel AKP Munir memimpin jalannya apel.
Turut hadir Kapolres Pinrang AKBP Edy Sabhara Mangga Barani, S.I.K., Ketua DPRD Pinrang H. Nasrun Paturusi, perwakilan Kodim 1404 Pinrang, Kajari Pinrang Sinrang, S.H., M.H., perwakilan PN Pinrang, Kepala BPBD Pinrang, para OPD, pejabat utama Polres, dan para Kapolsek jajaran.
Apel ini melibatkan personel gabungan dari Kodim 1404, Polres Pinrang dan Polsek jajaran, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Damkar, serta BPBD Kabupaten Pinrang.
Dalam amanatnya, pimpinan apel menegaskan 3 fokus utama kesiapsiagaan:
Pencegahan & Deteksi Dini: Pemetaan wilayah rawan, patroli rutin, dan sosialisasi ke masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Kesiapan Sarpras: Memastikan pompa air, kendaraan operasional, dan APD dalam kondisi siap pakai.
Respons Cepat: Pemantauan titik panas/hotspot secara cepat, pembentukan Posko Terpadu bersama TNI-Polri, BPBD, instansi dan relawan, serta penegakan hukum bagi pelaku pembakaran lahan.
BMKG memperkirakan puncak musim kemarau di Sulsel berlangsung Agustus–September 2026. Karena itu sinergi dan koordinasi antar unsur diminta diperkuat untuk meminimalisir risiko Karhutla.
“Komitmen kami jelas. Cegah sebelum terjadi, tindak cepat jika ada, dan pastikan masyarakat paham dampak pembakaran lahan,” tegas pimpinan apel.
Melalui apel ini, Polres Pinrang bersama seluruh stakeholder menyatakan kesiapan penuh menjaga wilayah Kabupaten Pinrang dari ancaman Karhutla.(*)


















