PINRANG 23 Need : Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pinrang menggandeng komunitas disabilitas untuk menguji dan mengevaluasi langsung fasilitas serta layanan publik di kantor dinas.
Kegiatan ini bertujuan memastikan sarana ramah disabilitas tidak hanya ada di atas kertas, tetapi benar-benar berfungsi, aman, dan nyaman saat digunakan.
Kepala Disdikbud Pinrang, A. Matjtja, S.Sos., menegaskan keterlibatan penyandang disabilitas menjadi kunci perbaikan layanan.
“Suara teman-teman disabilitas sangat penting sebagai bahan evaluasi kami. Dari sini kita tahu mana yang sudah pas dan mana yang masih perlu dibenahi,” ujarnya.
Dalam uji lapangan tersebut, peserta mencoba langsung jalur mobilitas, sarana komunikasi, hingga fasilitas pendukung lainnya. Masukan objektif dari mereka akan jadi dasar perbaikan kekurangan di lapangan.
Selain mengevaluasi kantor, Disdikbud Pinrang juga memperkuat kolaborasi dengan Unit Layanan Disabilitas (ULD). Fokus kerja sama meliputi:
Pendataan: peserta didik inklusif
Pemetaan: aksesibilitas sekolah
Peningkatan kapasitas: tenaga pengajar
Penyediaan: media pembelajaran adaptif
Langkah ini menegaskan komitmen Disdikbud Pinrang untuk menjadikan komunitas disabilitas sebagai mitra utama dalam membangun ekosistem pendidikan yang adil dan bermartabat di Kabupaten Pinrang. (*)


















