Dua Kebakaran Terjadi Dalam Sehari Masing Masing Taddang Palie Kecamatan Cempa Dan Libukang Kecamatan Paleteang, BPBD Pinrang Ambil Langkah Cepat

  • Bagikan

Dua Kebakaran terjadi dalam sehari m

Pinrang 13 News : Dua peristiwa kebakaran melanda wilayah Kabupaten Pinrang dalam waktu yang hampir bersamaan, Jumat (4/9).

banner 300x600

Kebakaran tersebut masing-masing terjadi di Tadang Palie, Kecamatan Cempa yang berdampak pada empat rumah serta di Libukang, Kecamatan Paleteang yang mengakibatkan dua rumah terdampak.

Kondisi kemarau yang membuat lingkungan menjadi lebih kering menjadi salah satu faktor yang meningkatkan potensi terjadinya kebakaran.

Selain itu, faktor kelalaian dan kurangnya kewaspadaan masyarakat terhadap berbagai sumber api juga menjadi perhatian serius, khususnya dalam menjaga keamanan rumah dan lingkungan tempat tinggal.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pinrang, Dr. Rhomy M. Manule mengungkapkan, kondisi kemarau saat ini perlu diikuti dengan peningkatan kewaspadaan masyarakat.

Menurutnya, kondisi rumah harus menjadi perhatian utama karena berbagai sumber pemicu kebakaran dapat muncul dari penggunaan listrik maupun aktivitas rumah tangga sehari-hari.

“Untuk rumah, terutama di saat musim kemarau, agar menjadi perhatian utama. Perhatikan beban daya listrik dan beban pemakaian. Instalasi rumah juga perlu diperhatikan, terutama rumah yang sudah berusia 10 tahun,” ungkapnya.

Rhomy juga mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan perubahan instalasi listrik secara sembarangan, termasuk mencuri aliran listrik maupun mengubah instalasi tanpa melalui petugas listrik yang berwenang.

Langkah ini dinilai penting untuk mengurangi risiko korsleting yang dapat menjadi pemicu kebakaran.

Selain faktor kelistrikan, kewaspadaan juga perlu ditingkatkan terhadap penggunaan berbagai peralatan rumah tangga lainnya.

Masyarakat diimbau lebih cermat dalam menggunakan peralatan dapur, terutama memastikan keamanan instalasi dan penggunaan tabung gas.

Hal serupa juga berlaku terhadap penggunaan obat nyamuk, lilin, lampu minyak maupun sumber api lainnya yang jika tidak diawasi dapat menjadi pemicu kebakaran, terlebih dalam kondisi lingkungan yang kering.

“Faktor kelalaian manusia sangat menjadi faktor penyebab utama. Karena itu, kewaspadaan masyarakat menjadi bagian penting dalam mencegah terjadinya kebakaran,” lanjut Rhomy.

Di sisi lain, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana, Pemerintah Kabupaten Pinrang melalui BPBD bergerak cepat menyalurkan bantuan berupa bahan kebutuhan pokok sesaat setelah peristiwa terjadi.

Bantuan tersebut merupakan bentuk empati Pemerintah Kabupaten Pinrang sekaligus upaya membantu meringankan beban masyarakat yang tengah menghadapi dampak bencana.

Langkah cepat ini juga menjadi bagian dari perhatian dan instruksi Bupati Pinrang H.A. Irwan Hamid agar bantuan kebutuhan pokok bagi warga terdampak bencana dapat segera disalurkan tanpa harus menunggu waktu lama.

Melalui penyaluran bantuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Pinrang berharap kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak dapat terbantu, sembari memberikan ruang bagi para korban untuk memulihkan kondisi dan kembali menjalankan aktivitasnya.

Pemerintah Kabupaten Pinrang juga terus mengingatkan masyarakat agar menjadikan peristiwa kebakaran ini sebagai pembelajaran bersama.

Peningkatan kewaspadaan, terutama selama musim kemarau, diharapkan mampu mencegah terjadinya kebakaran sekaligus melindungi keselamatan jiwa, rumah, harta benda dan lingkungan masyarakat.(*/).

banner 970x200Example 728x250
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *