Pinrang 13 News ; Upaya meningkatkan produktivitas sekaligus menekan biaya produksi pertanian terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Pinrang dengan mulai mendorong pemanfaatan teknologi dalam setiap tahapan budidaya pertanian.
Memasuki fase penanganan hama, teknologi drone mulai dimanfaatkan untuk membantu proses penyemprotan insektisida, salah satunya dalam upaya mengendalikan serangan hama wereng yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman padi dan berpotensi memengaruhi hasil panen petani.
Wakil Bupati Pinrang Sudirman Bungi, S.IP., M.Si., turun langsung meninjau proses penyemprotan menggunakan drone tersebut, Kamis (27/8).
Menurutnya, penerapan teknologi pada sektor pertanian merupakan salah satu langkah penting untuk memberikan kemudahan kepada petani sekaligus meningkatkan efisiensi dalam proses produksi.
Wabup Sudirman mengungkapkan, penggunaan drone memiliki sejumlah keunggulan karena mampu membantu proses penyemprotan dalam waktu yang lebih singkat, mengurangi kebutuhan tenaga kerja serta memungkinkan cakupan area yang lebih luas dibandingkan metode penyemprotan secara manual.
“Teknologi ini kita harapkan bisa memberikan efisiensi bagi petani, baik dari sisi tenaga maupun waktu. Dengan cakupan penyemprotan yang lebih luas, penanganan hama juga dapat dilakukan dengan lebih cepat,” ungkapnya.
Menurutnya, pengendalian hama menjadi salah satu bagian penting dalam menjaga produktivitas pertanian.
Penanganan yang cepat dan tepat diharapkan dapat membantu petani menjaga kondisi tanaman sehingga potensi kehilangan hasil produksi dapat ditekan.
Selain memberikan efisiensi dalam pekerjaan, modernisasi pertanian melalui pemanfaatan teknologi juga diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya menekan biaya produksi yang selama ini menjadi salah satu tantangan bagi masyarakat tani.
Olehnya itu, Wabup Sudirman berharap pemanfaatan teknologi seperti drone tidak berhenti pada penerapan di beberapa wilayah saja, namun secara bertahap dapat menjangkau lebih banyak petani di Kabupaten Pinrang.
Dirinya menilai, semakin luas pemanfaatan teknologi di sektor pertanian, semakin besar pula peluang petani memperoleh kemudahan dalam mengelola lahannya, mulai dari pengendalian hama hingga tahapan produksi lainnya.
“Harapan kita, teknologi ini bisa terus dikembangkan dan dimanfaatkan lebih luas oleh masyarakat tani. Modernisasi pertanian harus kita dorong agar pekerjaan petani menjadi lebih mudah, efisien dan pada akhirnya dapat memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan mereka,” tambahnya.
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Pinrang untuk terus mendorong sektor pertanian agar semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Dengan dukungan teknologi dan pengelolaan yang tepat, produktivitas pertanian diharapkan tetap terjaga dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat petani.(*/)


















